Sequence Kick-off 8 Besar Piala Presiden Mengalami Revisi

24 Februari 2017 11:11
Jumpa pers kedua pelatih jelang pertandingan Piala Presiden baru-baru ini.

JAKARTA, INIKATA.com – Usai berkoordinasi dengan pemilik hak siar Piala Presiden 2017, sequence kick-off babak 8 besar mengalami revisi. Menghadapi revisi itu, Panitia Penyelenggara (Panpel) Piala Presiden 2017 pun berencana menggelar emergency meeting bersama manajer tim dari 8 klub peserta babak 8 besar.

Fase grup rampung, Piala Presiden 2017 masuki babak 8 besar. Bentrok 5 tim yang sukses keluar sebagai juara grup dan 3 tim terbaik penghuni peringkat 2 klasemen akhir fase grup bakal jadi sajian yang disuguhkan Babak 8 Besar Piala Presiden 2017 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, 25 dan 26 Februari 2017.

Menyambut fase ke-2 Piala Presiden 2017 itu, undian babak 8 besar digelar di The Parklane Hotel, Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 21 Februari 2017. Hasilnya, Pusamania Borneo FC sebagai juara Grup D bakal bertemu peringkat 2 Grup E Madura United, sementara Persib Bandung yang menyapu bersih 3 laga di fase grupnya dengan kemenangan dan keluar sebagai juara Grup C akan diadang Mitra Kukar, juara Grup A.

Dua laga lain di Babak 8 Besar Piala Presiden 2017 mempertemukan tim tersukses di fase grup dengan catatan selalu menang, paling produktif mencetak gol (12 gol), dan gawangnya tak kebobolan, Semen Padang, ditantang Bhayangkara FC dengan status peringkat 2 Grup B. Dua tim lain yang akan di babak 8 besar adalah Arema FC, juara Grup B, ditantang Sriwijaya FC yang melenggang ke babak 8 besar usai finis di peringkat 2 Grup D.

Bukan hanya memastikan lawan yang akan dihadapi 8 tim terbaik di fase grup, hasil undian yang dipimpin langsung Ketua Panpel Piala Presiden 2017 Iwan Budianto juga memastikan jadwal kick-off masing-masing laga dan jalan tiap tim menuju laga final. Namun, sequence kick-off ke-4 laga di Babak 8 Besar Piala Presiden 2017 mengalami revisi.

Duel Pusamania Borneo FC dengan Madura United yang awalnya kick-off pada Sabtu (25/2) pukul 18.00 WIB digeser ke pukul 21.00 WIB. Awalnya, jadwal itu menjadi jadwal laga antara Persib Bandung dan Mitra Kukar. Satu-satunya laga yang mempertemukan 2 tim dengan status juara grup itu dijadwalkan bergulir mulai pukul 18.00 WIB.

Kondisi yang sama terjadi dengan duel Semen Padang dengan Bhayangkara FC. Sebelum diubah, laga itu rencananya dilangsungkan pada Minggu (26/12) pukul 18.00 WIB. Setelah diubah, bentrok 2 tim itu baru akan dimulai pukul 21.00 WIB. Sedangkan Arema FC kontra Sriwijaya FC digeser ke pukul 18.00 WIB.

Revisi itu sendiri didapat usai koordinasi dengan pemilik hak siar Piala Presiden 2017. Animo publik dan aspek komersial terkait komitmen dan usaha untuk memenuhi harapan para sponsor jadi salah 1 topik dan dasar diskusi dalam koordinasi itu.

Di sisi Panpel Piala Presiden 2017 sendiri, revisi itu juga berkait dengan aspek keamanan. Ya, 2 dari 8 tim dengan jumlah suporter terbanyak yang memang mendapat perhatian tersendiri dari panpel dan pihak keamanan akan main di laga awal pada 2 hari pelaksanaan Babak 8 Besar Piala Presiden 2017.

“Kami memahami situasi klub pasca revisi itu. Karenanya, Jumat (24/2) pukul 10.00 WIB, kami akan menggelar emergency meeting bersama manajer tim peserta babak 8 besar di Solo, lokasi penyelenggaran Babak 8 Besar Piala Presiden 2017,” ujar Iwan Budianto.

“Hajat ini adalah langkah awal PSSI di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi. Kami berusaha menjawab harapan publik sepakbola Tanah Air. Tak ada toleransi, kami ingin penyelenggaraan Piala Presiden 2017 sukses di segala bidang. Terlebih, event ini adalah event Presiden RI,” lanjut pria yang akrab disapa IB itu.

Langkah Panpel Piala Presiden 2017 itu mendapat respons positif dari 8 klub peserta Babak 8 Besar Piala Presiden 2017. Madura United, salah satunya. Haruna Soemitro, manajer tim Madura United, menilai rencana menggelar emergency meeting untuk membahas revisi sequence kick-off 4 laga di babak 8 besar sebagai hal yang tepat.

“Ini yang kami tunggu. Terkait persiapan teknis, tidak ada masalah. Kami siap main jam berapapun. Kami dalam kondisi prima, baik soal mental maupun hal lainnya,” tutur Haruna.

Kondisi serupa berlaku bagi Bhayangkara FC. Seperti halnya laga Maduura United kontra Pusamania Borneo FC, jadwal kick-off duel antara Bhayangkara FC dan Semen Padang pun mengalami revisi dari semula pukul 18.00 WIB menjadi 21.00 WIB.

Meski harus main lebih larut dari jadwal awal yang didapat, Bhayangkara FC tak surut. Bahkan, motivasi mereka semakin terlecut mengingat lawan yang mereka hadapi adalah tim yang tampil sempurna di fase grup, Semen Padang.

“Bermain lebih malam memang sedikit masalah. Namun, kami sudah siap. Kami bakal menampilkan permainan terbaik agar mampu menang atas Semen Padang,” ujar I Putu Gede Juni Antara, salah 1 pemain Bhayangkara FC yang tengah mengikuti TC timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang.
JADWAL LAGA BABAK 8 BESAR PIALA PRESIDEN 2017

Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah

Sabtu, 25 Februari 2017

Pukul 18.00 WIB: Persib Bandung vs Mitra Kukar

Pukul 21.00 WIB: Pusamania Borneo FC vs Madura United
Minggu, 26 Februari 2017

Pukul 18.00 WIB: Arema FC  vs Sriwijaya FC

Pukul 21.00 WIB: Semen Padang vs Bhayangkara FC

Comments