AC Milan VS Juventus: Duel Klasik di Negeri Pizza

22 Oktober 2016 13:35

LIGA Italia giornata sembilan akan mempertemukan duel klasik antara antara AC Milan VS Juventus, di San Siro, Minggu (23/10) dini hari nanti.

Duel klasik di Negeri Pizza ini memang sudah menurun gengsinya dalam tiga musim terakhir. Hal itu terjadi akibat degradasi prestasi Milan, yang diikuti semakin adidayanya Juve di kompetisi sepakbola Italia.

Namun begitu bentrok dini hari nanti dipandang bisa saja kembalikan gengsi pertandingan. Selain sebagai ajang balas dendam atas kekalahan di final Coppa Italia musim lalu, musim ini Milan telah tunjukkkan tanda-tanda kebangkitan.

Di bawah asuhan Vincenzo Montella, I Rossonerri kembali bermain dengan penuh determinasi dan semangat pantang menyerah. Mereka tak terkalahkan di lima partai terakhir, dengan memenangkan empat di antaranya, hingga sekarang bertengger di peringkat tiga klasemen sementara Serie A.

Rasa optimistis pun didengungkan para penggawanya, salah satunya Suso. “Kami harus bermain tanpa rasa takut, kami tak kalah dengan Juventus. Pelatih kami, Vincenzo Montella, telah bekerja dengan baik, dia mengubah banyak hal, terutama bagaimana kami bermain dengan bola,” serunya jelang bentrok.

Minus sang kapten, Riccardo Montolivo, yang cedera panjang, Montella bisa tenang karena dirinya bisa menurunkan pilar andalan lainnya. Terutama duet M’Baye Niang dan Carlos Bacca di lini depan, yang sudah produksi sepuluh dari 15 gol Setan Merah di Serie A musim ini.

Sementara bagi Juve, mereka juga tengah dalam performa terbaiknya. Bentuk terbaik permainan kampiun Serie A lima musim terakhir ini juga sudah mulai tampak.

Setelah kekalahan menyakitkan di Derby d’Italia, Juve menyapu enam laga berikutnya di semua ajang dengan kemenangan! Rekor gol-nya pun mengagumkan, dengan cetak 15 gol dan hanya kebobolan sebiji gol.

Karenanya Juve jelas enggan tergelincir dari situasi kondusif ini, terlebih dalam laga sarat gengsi hadapi Milan. Meski bermain tandang, I Bianconeri patut optimistis karena hanya kalah sekali dari sepuluh pertemuan terakhir. (gk)

Comments